1. Home
  2. /
  3. Artikel
  4. /
  5. Tips & Trik
  6. /
  7. Gigi Bolong Mulu gara-gara Manis? Mitos ato Fakta Nih?

Gigi Bolong Mulu gara-gara Manis? Mitos ato Fakta Nih?

Gigi Bolong Mulu gara-gara Manis Mitos ato Fakta Nih

Pernah dengar kalau sering makan permen, cokelat, atau makanan manis pasti bikin gigi berlubang? 

Kalau iya, berarti ada sedikit fakta yang benar, tapi ceritanya nggak sesederhana itu, TARS Buddies!

Makanan manis memang bisa meningkatkan risiko gigi berlubang. Tapi ternyata, bukan cuma rasa manisnya yang jadi masalah. Ada beberapa hal lain yang ikut menentukan apakah gigi bakal aman atau malah mulai bermasalah.

Yuk, kita bahas mitos dan faktanya dengan bahasa yang gampang dipahami!

Mitos: Makan Manis Pasti Bikin Gigi Berlubang

Nggak sepenuhnya benar, TARS Buddies.

Makan makanan manis tidak otomatis membuat gigi langsung berlubang. Yang jadi masalah adalah ketika sisa gula dari makanan menempel di gigi dan sering dikonsumsi tanpa dibersihkan dengan baik.

Di dalam mulut, ada bakteri yang bisa memanfaatkan gula dari makanan. Bakteri tersebut kemudian menghasilkan asam yang dapat menyerang lapisan pelindung gigi.

Kalau proses ini terjadi terus-menerus, lama-lama enamel gigi bisa melemah dan akhirnya muncul lubang.

Jadi, bukan sekadar “makan manis = gigi berlubang”, ya!

Fakta: Seberapa Sering Makan Manis Juga Berpengaruh

Ini yang sering luput!

Misalnya, TARS Buddies makan cokelat satu kali setelah makan siang, kemudian langsung membersihkan gigi dengan baik.

Dibandingkan dengan ngemil makanan manis sedikit-sedikit sepanjang hari, kondisi pertama biasanya lebih mudah dikontrol.

Kenapa?

Karena setiap kali kita mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula, bakteri di dalam mulut punya kesempatan untuk menghasilkan asam.

Makanya, frekuensi konsumsi makanan manis juga penting, bukan cuma jumlahnya.

Bukan Cuma Permen, Minuman Manis Juga Perlu Diwaspadai

“Kan cuma minum, bukan makan.”

Eits, jangan salah, TARS Buddies! 

Minuman manis seperti teh manis, kopi dengan gula, minuman kemasan, soda, sampai minuman kekinian juga bisa mengandung gula yang cukup tinggi.

Kalau diminum berkali-kali sepanjang hari, gigi bisa lebih sering terpapar gula dan kondisi asam.

Apalagi kalau minuman tersebut diminum sedikit-sedikit tetapi dalam waktu lama.

Jadi, kebiasaan minum manis sambil santai berjam-jam juga sebaiknya mulai dikurangi.

Fakta: TARS Buddies Tetap Boleh Makan Manis

Kabar baiknya, bukan berarti TARS Buddies harus mengucapkan selamat tinggal kepada cokelat dan makanan manis selamanya. 

Yang penting adalah mengatur frekuensi dan menjaga kebersihan gigi.

Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan:

  • Batasi frekuensi ngemil makanan manis.
  • Lebih baik konsumsi makanan manis bersamaan dengan waktu makan daripada ngemil terus-menerus.
  • Pilih air putih setelah makan atau minum manis.
  • Sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride.
  • Bersihkan sela-sela gigi secara rutin.
  • Jangan lupa melakukan pemeriksaan gigi secara berkala.

Jadi, nggak perlu langsung panik kalau habis makan cokelat. Yang penting jangan sampai kebiasaan makan manis dibarengi dengan kebiasaan malas membersihkan gigi.

Kenapa Gigi Bisa Berlubang?

Secara sederhana, gigi berlubang terjadi ketika bakteri di mulut menghasilkan asam yang secara perlahan merusak jaringan gigi.

Risikonya bisa semakin besar kalau ada beberapa faktor yang bertemu, seperti:

Sering konsumsi gula + kebersihan gigi kurang terjaga + plak menumpuk + jarang kontrol gigi.

Nah, kalau kombinasi ini terus terjadi, gigi bisa mulai mengalami kerusakan.

Awalnya mungkin cuma muncul noda atau rasa ngilu. Tapi kalau dibiarkan, lubangnya bisa semakin dalam dan bahkan mengenai bagian dalam gigi.

Jadi, Makan Manis Boleh Nggak?

Boleh, TARS Buddies!

Yang penting jangan berlebihan dan jangan lupa menjaga kebersihan gigi.

Gigi berlubang bukan hanya soal seberapa banyak makanan manis yang dikonsumsi. Frekuensi makan, kebersihan mulut, kondisi gigi, dan kebiasaan sehari-hari juga punya peran penting.

Jadi, daripada takut makan cokelat selamanya, lebih baik mulai membangun kebiasaan yang bikin gigi tetap sehat.

Karena gigi yang sehat bukan berarti harus bebas dari makanan manis, tapi tahu cara menikmatinya dengan lebih bijak.

Jangan Tunggu Sampai Gigi Sakit

Ini juga penting, TARS Buddies!

Gigi berlubang tidak selalu langsung terasa sakit.

Pada tahap awal, lubang pada gigi bisa saja tidak menimbulkan keluhan apa pun. Karena merasa baik-baik saja, banyak orang akhirnya membiarkannya.

Padahal, semakin dalam kerusakannya, perawatannya bisa menjadi semakin kompleks.

Jadi, jangan jadikan “nunggu sakit dulu” sebagai patokan untuk pergi ke dokter gigi.

Konsultasi Gratis di TARS Dental Care

Kalau kamu ingin cek apakah gigi sudah berlubang atau belum di TARS Dental Care kamu bisa mendapatkan KONSULTASI GRATIS untuk mengetahui perawatan gigi yang paling tepat. Dokter gigi kami akan memeriksa kondisi gusi, gigi, dan kebiasaan kamu, lalu memberikan rekomendasi yang sesuai.

Kami percaya bahwa senyum cerah dengan gigi yang sehat, penting untuk kesehatan gigi jangka panjang. 

Kesimpulan

Kalau sudah mulai sering ngilu, muncul noda pada gigi, ada lubang kecil, atau sudah lama banget nggak periksa gigi, jangan ditunda-tunda.

Lebih cepat diperiksa, lebih cepat juga masalahnya bisa diketahui dan ditangani.

Kalau ingin tahu lebih detail tentang masalah gigi, jadwalkan konsultasi gratis di TARS Dental Care sekarang juga!

Bagikan artikel ini :